Saturday, April 6, 2013

Day #4413


Welcome to myself to the world of journal writing :)

Ahahahaha.. setelah sekian lama, hampir 24 tahun berlalu akhirnya aku memutuskan untuk menulis jurnal alias diari atau kalau orang tua bilang “diare” (entahlah kenapa harus disebut demikian =,='). Kemarin sempat baca di buku apa gitu lupa lagi namanya, katanya dengan menulis jurnal.. ahh iya! Baca artikel di sebuah situs di internet :P katanya dengan menulis jurnal tiap hari, kita bisa belajar dari masa lalu, self recovery dengan membaca tulisan-tulisan yang kita ketik tiap hari. Jadi mulai hari ini, aku bakal belajar menulis apa yang dipikirkan hari itu juga, tapi dipagi harinya karena alasan pekerjaan yang ga bisa bikin otak mikir banyak di malam hari, hehehe.. jadi mungkin tulisannya agak ngaco di awal, lama kelamaan jadi makin ngaco, ahahahahaha.. btw, aku ga mau menggunakan buku seperti yang orang lain lakukan karena untuk alasan kecintaan terhadap lingkungan (cie cie ciee!). Ehm.. bukannya sok ya, tapi dengan kita membeli buku berarti akan ada pohon yang ditebang untuk dijadikan kertas dan aku cuma takut menyia-nyiakan kertas dengan menyobeknya kalau ada tulisan yang kurang berkenan. Toh sekarang ada teknologi terbaru yang memungkinkan kita menulis tanpa buku melalui komputer, so kenapa ga dimanfaatin aja hal sebagus itu? ;)

OK cukup basa-basinya, ayo aku mulai! Tapi bentar, ada lagi. Aku mengetik dengan sistem keyword. Jadi tiap pembahasan berdasarkan keyword supaya.. inget aja apa yang mau dibahas, hohoho.. :D

Day #4413

@StartOfJournal
Udah kalee.. di atas! So let's skip it, then.

@Shopping
Jyahahahaha.. belanja! Entah kenapa, walaupun aku laki-laki tapi suka banget dengan yang namanya belanja, mungkin akan ada perubahan menanti? *periksa dada* Aku suka belanja kebutuhan sehari-hari, hal apa saja yang diperlukan, apalagi kalau ada barang diskon, waaaw.. gatel deh jadinya cyinnnn.. garukin doongg! >.<'' Tapi ga sembarangan belanja lho. Tetap aja harus sesuai dengan kebutuhan dan kadang suka galau juga. Tiap ada barang yang aku suka, aku selalu mikir “kira-kira barang ini dibutuhkan ga ya?” yaa tujuannya supaya apa yang aku beli ada manfaatnya alias ga sia-sia sehingga kadang banyak juga yang ga jadi dibeli.

@Aloneness
Yeah.. hari ini aku merasa sendirian, atau lebih tepatnya bisa dibilang menikmati kesendirian karena lagi ada masalah dengan si cinta. Gapp deh jalani aja dlu.

@HerFeelingNow
Aku menebak-nebak gimana ya perasaan dia sekarang sejak tragedi liburan pangandaran kemarin. Aku bingung sebenarnya dengan perasaan dia. Memang salah aku juga sih, gara-gara aku telat beli tiket kereta untuk liburan ke Jogja, akhirnya untuk menebus itu aku ajak dia kesana bareng dengan teman-teman kantor. Eh taunya malah kayak gini kejadiannya. Ntar aku cerita lagi deh di bagian keduanya.

@EveryDawn
aku punya rencana kalau tiap subuh atau bangun tidur akan melakukan beberapa hal. Tujuan agar hidup ini ga monoton dan ada kegiatan yang positif dimana bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan supaya sehat. Daftar kegiatannya antara lain shalat tahajjud, baca Qur'an, shalat shubuh di mesjid, joging, sit up, push up, squat jam, beres-beres kamar, lap motor, persiapan ke kantor, dsb. Tapi tetap aja baru sedikit yang bisa dilakukan *sigh*. “Gapp gir, tetap semangat menjalaninya sedikit demi sedikit, nanti juga kamu terbiasa” kata giri dalam hati.

@MikaCondition
Aku khawatir dengan keadaan kucing dirawat, aku kasih nama Mika aja deh, karena dia jantan. Sejak peristiwa maut itu (baca: terinjak mamah yang waktu itu mamah juga ngaku tapi ga parah banget sih,red.) dia terlihat lemas banget. Tapi untungnya dia masih mau berusaha untuk makan dan pup di tempat yang telah disediakan. Dia akan kucing generasi kedua dari kucing yang pertama kali dirawat bernama Miu (sekarang udah dirawat orang lain). Aku ada rencana untuk bawa ke dokter hewan sih, walaupun biayanya mungkin akan agak mahal, tapi ya sudahlah , berbuat baik sesama makhluk Allah kenapa harus perhitungan, kasian juga dia. Mungkin kalau dia bisa ngomong bahasa manusia dia bakal bilang “sakit sakit.. kapan gue bisa normal lagi?” Ahhhh.. Mika sabar ya, segera aku cari pertolongan!

@GratefulnessToAllah
Ya Allah, sebenarnya tanpa aku mengetik disini juga Engkau sudah tau. Hanya saja hamba ingin mengetiknya disini, boleh kan? :)
Hamba berterima kasih atas segala nikmat yang Engkau berikan, baik itu yang terasa dan tidak terasa seperti nikmat kesehatan, kelengkapan panca indera yang masih bisa merasakan lembut dan sejuknya angin, melihat hal-hal indah, mencium wewangian, melakukan segala aktivitas, dan mampu pergi untuk melaksanakan berbagai macam aktivitas tersebut, diberi wajah yang tampan dan tubuh yang proporsional, masih bisa makan setiap hari, diberi rejeki berupa gaji yang cukup tiap bulan untuk memnuhi kebutuhan sehari-hari dan menabung untuk kehidupan di masa depan, dan banyak lagi nikmat tidak bisa disebutkan ya Allah. Betapa besar dan luas kekuasanmu terhadap alam semesta ini, hamba bukanlah makhluk yang pantas untuk berbangga diri dan sombong atas apa yang diterima karena itu tidak akan pernah bisa terwujud tanpa pertolongan dari-Mu ya Allah. Terima kasih atas segala pemberian-Mu ini.

@ActivitiesToday
hari ini nasabahnya ga terlalu ribet kayak kemarin-kemarin. Oh iya, aku bekerja di sebuah bank milik BUMN sebagai petugas pelayanan nasabah. Normal-normal aja sih, nanti diceritain lagi.. tapi kayaknya udah lupa deh, gyahahahahaha.

@KindnessOfIbuKantin
Setiap hari aku istirahat jarang jam 12 atau jam 1 atau malah pernah jam 4an, jadi pas giliran istirahat biasanya di kantin udah ga ada menu nasi-nasian, jadi terpaksa harus makan mie. Sebenarnya di luar juga ada rumah makan padang (horor bgt!), nasi liwet, nasi ayam-ayaman, dll tapi berhubung di luar panas gilaa.. jadi males keluar bikin keringetan aja. Dan kemarin-kemarin waktu aku giliran istirahat lagi jam 3an, aku mau makan dan ibu kantin sepertinya udah tau kalo aku terlalu banyak makan mie tiap hari dan dia menawarkan ada nasi tersisa untuk aku kalau mau *terharu sambil joging*. Dan disana kebetulan dua temen aku juga lagi istirahat.. ga ditawarin nasi. Keliatannya mereka agak sedikit iri dan marah-marah bercanda gitu karena ga ditawarin nasi, hehe.. well terima kasih ibu kantin, jasamu tak akan aku lupakan, semoga kantinnya makin laris dan menu makanannya lebih variatif lagi :P

@FinishWhatYouStarted
FYI (for your information) aku tipe orang yang menyelesaikan sesuatu jika sudah memulainya. Kalau dibiarkan menggantung --apalagi kalau ga pake celana dalam ga enak ada yang gubal gabel-- malah bikin ga tenang apalagi lagi menyerahkan urusan selanjutnya apalagi lagi lagi itu bagian susahnya. Dan itu terjadi hari ini, dimana di tempat kerja ada teman yang kebagian membuatkan rekening yahh cuma beberapa sih tapi dia ga bertanggung jawab banget. Kalau memang dia diberi tanggung jawab untuk mengerjakan sesuatu, ya kerjakan semua dan jangan menyerahkan bagian repotnya ke orang lain. Apalagi lagi lagi lagi caranya dia bicara dan meminta tolong itu ga benar. Kalau memang dia pingin dibantu dan butuh bantuan seseorang, bicaranya yang benar dong. Contoh: “Gir buatin lah bukunya, Gir ambilin lah bukunya, Gir kamu lah yang ngerjain, bla bla bla bla..” anjirr eta mah nyuruh bukan minta tolong. Sebenarnya kalau dia bicara baik-baik aku juga bakal tolong dia, bukan dengan kalimat suruhan dan ekspresi wajah yang keliatannya dia kesusahan dan ga mau repot, that's very annoying, dude! Apa salahnya menggunakan kalimat dan kata yang buat orang mau bantu dia dengan kata “tolong” dan bukan dengan nada menyuruh. Apa lagi aku ga suka kalau disuruh-suruh orang selain Dzat yang telah menciptakanku dan orang tuaku sendiri. Siapa lo?! Binalah hubungan baik dengan orang lain karena kita ini makhluk sosial. Kalau kamu ingin dihargai, hargailah dulu orang lain. Perlakukanlah orang lain seperti kita ingin diperlakukan orang lain kepada kita. Mind that OK!

No comments:

Post a Comment